Threesome Yuk…

Hmmm…Siapa yang dari kecil ndak pernah punya mainan? Most likely pernah punya mainan khan ya? Entah mainan beneran atau benda apapun yang sering kita utak-atik atau “utak-atik”, yang intinya adalah bisa membuat kita betah berlama-lama menghabiskan waktu dengan benda-benda itu. Biasanya, benda-benda itu adalah instrumen kita untuk menyalurkan hobi *itu menurut saya*.

Saya sendiri juga punya beberapa benda yang selama ini mampu membuat saya betah berlama-lama bersama dengan mereka. Benda yang ini benda mati ya, kalau benda hidup lain cerita *ya iyalah*.

Ini salah satunya…

DSC00741Piano. Benda ini umurnya sudah 21 tahun, tepatnya sejak umur saya…*jangan ding ntar ketauan gue umur berapa* :mrgreen:. Terus terang saya ndak jago memainkan benda ini, karena saya cuma resmi belajar piano klasik kurang lebih satu tahun. Maka dari itu saya ndak pernah mau kalau diminta main piano di depan publik…lha wong jelek kok mainnya. Saya masih lebih PD *walaupun sering ga mau juga*, kalau diminta untuk nyanyi dan diiringi, daripada disuruh main piano. Tapi benda ini adalah teman saya setiap hari. Tak jarang, sepulang saya sekolah/kuliah dulu, sampai sekarang pulang bekerja, saya hanya meletakkan tas, melepaskan sepatu, tanpa berganti pakaian, dan tanpa basa-basi, saya berjalan ke arahnya dan memainkan benda ini. Apalagi semakin malam, bukannya saya berhenti memainkannya, tapi saya semakin mencumbunya, dan nyaris tak peduli dengan tetangga *eh maaf ya* :mrgreen:. Sering lho tak terasa saat saya melihat ke arah jam dinding, tau-tau sudah jam setengah dua pagi, dan saya belum mengantuk, tapi kaki sudah habis digigiti nyamuk, yang membuat saya terpaksa meninggalkan dirinya di tempatnya.

Benda selanjutnya yang sering membuat saya lupa diri akan keadaan sekitar adalah yang satu ini…

DSC00742Laptop. Laptop ini adalah laptop kedua saya, yang usianya baru setahun, tapi sudah menemani saya saat ujian skripsi, dan baru saja sembuh “opname” karena tersambar petir, sehingga membuat saya absen dari perhelatan dunia maya dan blog selama kurang lebih dua bulan *termasuk terlambat memperpanjang alamat situs saya sebelumnya* :mrgreen:. Apa yang bisa dilakukan dengan laptop ini? Buaaaannnyyyaaaakkk…dari urusan kerja, urusan curhat, sampai urusan aneh-aneh telah saya lakukan bersamanya. Sama saja kayak si Petrof itu, laptop ini sering membuat saya bercinta dengannya sampai subuh. Berasa banget deh, waktu dia terkena petir dan harus diservis. Menyebalkan! Entah berapa tulisan di kepala hilang tak tercurahkan dengan baik. Sekarang, hal wajib sebelum meninggalkan kamar saat akan pergi bekerja adalah mematikan semua aliran listrik, dan memastikan si laptop tercinta ini aman dari sambaran petir yang bisa membuat dirinya hangus *maaf ya cayank*.

Benda selanjutnya, adalah benda yang sudah jadi inceran saya sejak lama. Dari dulu saya ingin sekali punya alat musik yang bisa saya tenteng-tenteng dan bisa dimainkan di kamar saya. Ada dua pilihan sih yang sempat terbersit di pikiran saya, yaitu gitar atau violin.

Di rumah sempat ada gitar sebenarnya, peninggalan si abang tertua saat ia mengambil kursus alat musik yang satu itu. Tapi gitar itu mengalami “kecelakaan” di rumah teman saya, sehingga badannya terbelah dua. Sayangnya, saya belum sempat belajar memainkannya. Sedikit menyesal memang…tapi sepertinya menyesal tak ada gunanya. Dan penyesalan saya sudah terobati sekarang, karena benda yang satu ini…

IMG00039

Baru tiga hari benda ini ada di rumah, di kamar. Dan pastinya saya belum bisa memainkan alat ini dengan canggih. Suara hasil gesekannya pun masih bikin kuping pengeng, tapi saya cukup PD, setidaknya saya akan bisa memainkan benda ini walaupun tak sampai maestro. Dan membuat niat saya untuk menambah satu alat musik lagi yang bisa saya mainkan, sepertinya akan segera terwujud…plus saya juga cukup yakin benda ini akan membuat saya betah berlama-lama bercumbu, bercinta bahkan threesome bergantian dengan piano dan laptop saya… :lol:

Yes…ada mainan baru…

—-

“Yes lagi…waktunya nyari tempat les violin…”

Tags:

4 Responses to “Threesome Yuk…”

  1. Ih mainannya mahal-mahal…

    *dilempar sepatu

  2. warm says:

    pertama
    doh, sejak kapan introverto berubah jadi introvertina ?

    kedua,
    pasti main pianomu, keren.. saya yakin, yakin banget

    ketiga,
    saya ga bisa maen piano, biola maupun leptop
    *curcol*

    keempat,
    kagum dan terkagum pokoknya :D

  3. Introverto says:

    jawaban pertama: sejak gue telat memperpanjang alamat situs dulu hahahhaha…

    jawaban kedua: main piano? sungguh tak bagus…hahahaha…

    jawaban ketiga: main leptop ga perlu belajar khusus…pasti langsung bisa…

    tanggapan keempat: kagum sama sapa? sini mah biasa2 aja kali mas…

    tambahan: ma kasih ya dah mampir ke rumah baru…

  4. Floater says:

    Kayaknya kenal tuh sama violinnya … Tamsur aja yuk

Leave a Reply