Tetes Rasa Hati…(Puisi Singkat #22)

Tidakkah kau dengar bicaraku, Hujan?
Sudah tulikah dirimu?
Atau aku masih bicara dalam hening rasa hati?
Atau mungkin aku sudah mati rasa?
Karenanya, atau karenamu?
Karena kembali aku tak bisa menggenggamnya…
Apalagi menggenggammu…
Tak setetes pun…

Tetesan Rasa Hati, 27 Maret 2010…

Tags: ,

2 Responses to “Tetes Rasa Hati…(Puisi Singkat #22)”

  1. warm says:

    lagi=lagi soal hujan

    jadi inget sama lagu klasik
    ..blame it on the rain
    :)

  2. Martin H. S. says:

    standing in the rain itu therapeutic lagi, sayang ngga banyak orang yang mau diajak berdiri pasrah diterpa hujan untuk iseng.

Leave a Reply