Ruang Kaca…(Puisi Singkat #14)

Ruang kaca itu mulai berdenting…
Bersautan…
Riuh rendah…
Membuat pekak…
Gaduh lalu praaaannngggg, pecah….
Hingga denting romantis piano dan gesekan miris biola sayup terdengar…
Oleh telinga yang tersumpal kapas…
Untuk mendengar suara…
Kamu…
Dan dunia…

Ruang Kaca, 9 Januari 2010.

Published 11 Januari 2010, 10.28 a.m

Tags: ,

One Response to “Ruang Kaca…(Puisi Singkat #14)”

  1. ronitoxid says:

    dalam gemerincing suara kaca
    kau adalah niscaya
    dan sampai semua dentingnya berhenti
    kau menjelma mati

Leave a Reply