Setahun Kemarin…

Sayang, ini aku…tolong kali ini kamu dengerin aku ngomong…

Aku ga tau gimana caranya kamu tiba-tiba dateng dan muncul di lembar hidupku, November tahun lalu. Di saat yang tepat, kala hatiku tercabik ga keruan. Sumpah aku ga tau, apakah itu kebetulan, atau emang Yang Punya Semesta lagi kurang kerjaan, nemuin dua orang yang kewarasannya selalu dipertanyakan ini. Padahal aku yakin Dia itu ‘dah tau persis kamu n aku kayak apa, dan kalo ketemu juga bakal kayak apa…

Dari sekian banyak perempuan yang dateng ke kamu, yang menawarkan semua atribut cinta, kamu malah milih aku, yang ga bawa apa-apa, bahkan hatiku masih tertinggal di suatu tempat…

Bukan aku tak punya pilihan. Aku bisa memilih untuk ga sama kamu, dan ga sama siapa pun juga. Tapi tak tahu kenapa aku memilih untuk sambut genggaman tangan kamu, saat sisa hujan di bulan November tahun lalu masih tercium ketika aku memasuki mobilmu Jumat malam itu…

Degup jantung ini berdetak keras, seketika mata ini kembali melihatmu…

Hingga akhirnya hati ini pun tak bisa terbendung untuk mencintamu. Mencinta segala kelaknatan definisi mencinta dan dicinta dengan caramu…

Dan kita berdua sepakat untuk memulai jalan panjang kita, di awal Desember…

Walau hati ini harus kembali teriris, tersayat, oleh segala pendewasaan pilihan kehidupan yang sudah aku pilih untuk aku jalani…bareng kamu…

Dan sampai detik ini…belum bisa aku pilih untuk aku akhiri…karena semua ini begitu menakjubkan untuk diakhiri walau begitu tragis untuk dilanjutkan…

Terima kasih untuk setahun yang begitu menakjubkan dan begitu tragis…

Remembering November Rain on 21st November 2008 & YM Dawn Chatting on 3rd December 2008

*published at the dawn of 3rd December 2009*

Tags:

2 Responses to “Setahun Kemarin…”

  1. selamat menempuh “hidup baru’… :D

  2. dedet says:

    what a nice story kak. tengs vo share. (:

Leave a Reply