“Kutukan” Hujan…

Sudah masuk ke musim hujan nih…kira-kira yang istimewa saat musim hujan apa ya, selain waktunya kita bisa kembali menye-menye nan mellow?

Sudah tahu jawabannya?

Hehehehe…istimewanya adalah macet dan banjir. Dua hal yang membuat kesal saat kita sedang melakukan perjalanan ke suatu tempat, kala hujan melanda.

Hayyyuuukkk…kita daftar, kira-kira “kutukan” bepergian saat hujan itu ada apa saja…

Yang jelas, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan, akan lebih lama daripada biasanya, menyebabkan stress tingkat tinggi (*lebay*) saat kita di kendaraan (apalagi untuk yang mengendarai mobil sendiri), mungkin juga bisa terserang panik tiba-tiba. Panik karena lihat bensin yang semakin tiris, panik karena tiba-tiba jalanan di depan kita dipenuhi genangan air yang cukup tinggi. Intinya banyak-lah kondisi-kondisi di jalanan yang mengejutkan saat kita bepergian kala hujan.

Hal pertama imbas turunnya hujan untuk kendaraan tersayang, pastinya adalah kotor. Sepertinya, berdasarkan pengalaman pribadi sih, tidak ada satu bagian luar mobil, yang tak menjadi kotor. Dan kalau sudah begini, berarti sesampainya di rumah, saya sudah punya PR satu buah, yaitu mencucinya agar ia kembali menjadi kinclong.

Itu baru satu “kutukan” PR to do list berkendara saat musim hujan. Lainnya lagi adalah urusan pintar-pintar mencari jalan yang terbebas banjir atau genangan air. Ya, walau nih walau susah bener nyari jalanan di Jakarta yang terbebas dari genangan air. Karena dengan terbebasnya jalanan kita dari genangan air, berarti pula kita bisa terbebas dari macet, terbebas dari stress, dan terbebas dari printilan perbaikan-perbaikan mobil yang diperlukan hanya karena si banjir ini. Tapi, ya sekali lagi saya katakan, itu semua, lebih sering hanya ada di dalam mimpi. Alias kecil sekali kemungkinannya jalanan di Jakarta terbebas banjir.

Terus terang, kepanikan-kepanikan mengendarai mobil di tengah hujan badai, macet dan genangan air di mana-mana, sempat beberapa kali saya temui. Dan waktu itu sempat pula ditambah dengan bensin yang tiris, dan kebelet pipis. Sumpah ngga enak dan menyebalkan. Kalau saat itu saya bisa mematikan mesin, buka pintu mobil dan meninggalkan mobil di tengah jalanan, tentu sudah saya lakukan, setidaknya untuk mencari toilet (*hahahahhaha*).

Kunci pertama saat menghadapi kenyataan-kenyataan pahit di jalanan seperti itu adalah, berusahalah jangan panik, agar kita bisa berpikir panjang, tentang apa yang harus kita lakukan.

Untuk urusan pilah-pilih jalanan terbebas dari banjir yang memang dirasakan susah, ya itu memang sudah merupakan “tanda tangan kontrak” bagi manusia-manusia yang memilih hidup di Jakarta. Jadi, kalau saya berada di situasi seperti itu, saya akan menyiasati dengan berusaha mencari jalan dengan genangan air terendah. Bagaimana caranya? Kendaraan yang melaju di depan kita bisa jadi patokan. Kita bisa melihat seberapa dalam genangan air, atau adakah lubang atau jalanan yang rusak, tapi tertutup oleh air, sehingga mobil bisa kita arahkan ke sisi jalan yang genangan airnya tidak terlalu tinggi.

Untuk urusan bensin, lebih baik sih saat musim-musim hujan seperti sekarang ini, bensin terisi penuh, atau setidaknya jangan di bawah setengah. Jika memang kamu terlupa mengisi bensin, kepepet,  jarak SPBU terdekat masih sedikit jauh, dan kamu melihat ada penjual bensin eceran di pinggir jalan, tak apa juga kamu mengisinya satu atau dua liter.

Tingkat keamanan juga harus diperhatikan loh. Apalagi untuk cecewe yang berkendara sendirian. Hal ini juga berlaku jika kalian memutuskan lebih baik berhenti di sebuah tempat, daripada melanjutkan perjalanan dalam keadaan hujan dan macet, terutama saat kondisi fisik sudah tidak sanggup. Lebih baik memilih pusat perbelanjaan, depan kantor polisi, restoran ramai pengunjung sebagai tempat untuk beristirahat, sebelum melanjutkan perjalanan. Jangan di tempat yang sepi dan gelap.

Tapi hal paling top dari segala tips pribadi yang saya sebutkan di atas, adalah rajin-rajinlah merawat mobil, kalau bisa usahakan jauh-jauh hari sebelum musim hujan tiba. Ya anggaplah, ritual ke bengkel kali ini merupakan “tarian manggil hujan”, atau setidaknya lakukan pemeriksaan sendiri (oli, water coolant, kemungkinan-kemungkinan ada yang bocor) sebelum berangkat beraktivitas.

Jangan pernah malas membawa mobil tercinta ke bengkel. Bukan berarti ya cecewe-cecewe itu hanya bisa maké mobilnya saja, tapi tak mau merawatnya.

Weeeiiitttsss…perempuan yang satu ini juga sering looo…meriksain mobil ke bengkel resmi. Untuk perawatan berkala, dan saat-saat khusus yang diperlukan. Misalnya jika ditemukan bunyi-bunyian aneh dan tak seharusnya, kondisi mobil saat dipakai berkendara tidak seenak biasanya, dan lain-lain.

Ah…daripada kebanyakan ngebacot sendiri, mendingan kalian baca tips dari pakarnya langsung kali ya? Nih, saya berbaik hati, saya taruh linknya di sini.

Untuk tips agar kalian tidak mudah panik/emosi mengendarai kendaraan di jalanan macet bisa klik di artikel ini, dan salah satu tips merawat mobil bisa lihat di artikel yang ini.

Ingat ya, saat kalian mengendarai mobil waktu hujan turun, dan terpaksa menerjang semua kondisi jalanan yang sering mengejutkan itu, berarti kalian bertugas untuk “menyelamatkan” diri kalian sendiri dan juga diri si mobil. Jadi cari cara tepat agar dua-duanya tidak ada yang terluka, atau harus dikorbankan. Apalagi kalau mobilnya si Hyundai I10, jangan sampai ia merasa dikorbankan.

—-

“Errr…pertanyaan masih berlaku nih, ada yang mau beliin I10 ini untuk saya?” :mrgreen:

—-

So, happy driving, Gurls!!!

Tags:

5 Responses to ““Kutukan” Hujan…”

  1. iin says:

    tips lain sih, mungkin gak gitu nyambung, tapi perlu ditulis juga adalah :
    hmmm

    hindari lagu2 mellow, terutama di hari sabtu dimana ada radio X seharian muterin lagu cinta (taaaaee..), trs hindari film2 menye2 dengan sad ending, tidak direkomendasikan ditonton saat musim hujan. HAHAHA

  2. Chic says:

    yaks… tinggal nunggu honor di bayar… :lol:
    *kabur sebelum disambit highheels*

  3. Introverto says:

    @ Chic: enak aja…high heels itu belinya ntar tunggu honor turun hahahaha kan sini mengikuti jejakmu tho? *sambil bayangin high heels inceran* :mrgreen:

    @ Iin: apalagi dengerin lagu mellownya di mobil…tambah tuh mak nyusnyah…

  4. Salam kenal

    baru baca tulisannya,
    Seintrovert apakah dirimu
    Cause aku ga bisa rasain dari tulisan kamu ;P
    Sepertinya kamu menyenangkan dan mudah bergaul kok ;)

  5. Olivia says:

    makan makannnn… :D

Leave a Reply