Tanpa Batas Nadi dan Jiwa…(Puisi Singkat #1)

Aku mencintaimu tanpa batas nadi dan jiwaku…
Yang sekarang aku hanyutkan bersama nadi dan jiwamu…
Yang jadikan kita bercinta…

Sunter, 1 November 2009

Tags:

One Response to “Tanpa Batas Nadi dan Jiwa…(Puisi Singkat #1)”

  1. Yohanes Han's says:

    Bila nadi adalah pengikat jiwa….
    Maka bercinta adalah pengikat cinta….
    Bila jiwa lepas karena putusnya nadi….
    Maka bercinta adalah pelepas putusnya cinta….

    Cinta + Jiwa = Bercinta * hayahhh…. kok jadi mekanisme Pavlov gini ya * :D :D :D

Leave a Reply