It Was Just Wrong…

Akhirnya libur!! Bayangan tumpukan buku yang belum selesai saya baca, DVD yang belum sempat saya tonton, dan ide psycho story lainnya yang sudah menari-nari di kepala, sudah ada sejak awal minggu ini. Benar-benar tak sabar untuk bisa menikmati mereka semua.

Jumat! Akhirnya, tak perlu bangun pagi. Tak perlu pergi ke kantor. Dan kebingungan dimulai saat jam 10.00 pagi saya terpaksa bangun, karena dibangunkan oleh Mama…

“DVD, Buku atau Nulis?”

“Nooo…no writing I guess. Still got a headache because of Ramelan and Laras. They make me more psycho then as usual.”

“So DVD I guess.”

Beberapa hari lalu, memang saya menyempatkan diri untuk membeli DVD film yang tidak sempat saya tonton di bioskop, termasuk Benjamin Button. Saya ingat betul film itu beredar di bioskop di Jakarta, sekitar bulan Februari tahun ini. Dan bulan Februari itu adalah bulan menuh makna, di mana saya harus menyelesaikan kewajiban akhir saya yang saat itu masih berstatus mahasiswa.

Jadi, siang kemarin, setelah beres dengan urusan baby sitting all my children, a.k.a my lovely dogs (*Yay got 1 more, so they are 8 now, even Boomer is going to be here only for couple of days*), saya menuju kamar dan melihat kembali DVD apa saja yang akan saya “santap” selama liburan.

And here’s the list: Benjamin Button, He’s Just Not That Into You, Crossing Over, Hangover, State of Play, yang merupakan DVD yang baru saya beli beberapa hari lalu; sedangkan DVD yang sudah saya beli dari zaman baheula, tapi belum saya tonton juga adalah Schindler’s List, The Condemned, Premonition, The Holiday, Music and Lyrics.

Ya, ya, ya you can tell me saya ketinggalan banyak film. Jangan tanya kenapa, karena kalau diceritakan pasti tulisan saya yang kali ini benar-benar hanya sampah curhatan tak penting dan tak bermutu, akan lebih panjang.

Film pertama yang saya tonton pastinya, Benjamin Button. Si ganteng Brad Pitt, yang meninggal saat ia bertubuh bayi di dalam gendongan teman hidupnya sendiri. Quote dari film tersebut yang saya ingat sampai sekarang adalah “We all end up with diapers,” and that fuckin’ damn right.

Bosan berkutat di kamar, akhirnya saya menuruni anak tangga dan menuju labuhan hati saya lainnya, piano. I was playing it and singing some songs. Then, fed my children up for dinner, cause they all looked hungry and beg for some foods again, hahahaha (*Naughty kids! Yet so lovely.*).

Lalu saya kembali ke kamar saya. Memilih-milih kembali DVD yang akan saya tonton kali ini.

Dan pilihannya jatuh pada film Music and Lyrics. I know this is such a romantic film drama, gonna make me mellow, but what else? Schindler’s List or State of Play at nite? Dooohh…no way!

But…I chose wrong film to be watched. Damnnnn!!!!

Jiwa mellow meningkat malam ini. Remembering someone who I miss so much. Di tambah di film itu si Sophie dan Alex di satu mobil yang sama dengan mobil seseorang yang ada di benak saya.

Parah!! Menghidupkan kembali si Ocha yang melankolis. And the worst one is this film ruined my mood to write my second psycho story (*Come on mood..back to my head!!*).

Dan lagu ini, ooohh…lagu ini liriknya…duuuhh…(*Lihat sendiri deh ya*)…


I’ve been living with a shadow overhead, 
I’ve been sleeping with a cloud above my bed, 
I’ve been lonely for so long, 
Trapped in the past, 
I just can’t seem to move on! 

I’ve been hiding all my hopes and dreams away, 
Just in case I ever need them again someday, 
I’ve been setting aside time, 
To clear a little space in the corners of my mind! 

All I wanna do is find a way back into love. 
I can’t make it through without a way back into love.
Oooooh. 

I’ve been watching but the stars refuse to shine, 
I’ve been searching but I just don’t see the signs, 
I know that it’s out there, 
There’s got to be something for my soul somewhere! 

I’ve been looking for someone to she’d some light, 
Not somebody just to get me through the night, 
I could use some direction, 
And I’m open to your suggestions. 

All I wanna do is find a way back into love. 
I can’t make it through without a way back into love. 
And if I open my heart again, 
I guess I’m hoping you’ll be there for me in the end! 

There are moments when I don’t know if it’s real 
Or if anybody feels the way I feel 
I need inspiration 
Not just another negotiation 

All I wanna do is find a way back into love, 
I can’t make it through without a way back into love, 
And if I open my heart to you, 
I’m hoping you’ll show me what to do, 
And if you help me to start again, 
You know that I’ll be there for you in the end!

Tags: , ,

8 Responses to “It Was Just Wrong…”

  1. KangBoed says:

    Terselip khilaf dalam candaku,
    Tergores luka dalam tawaku,
    Terbelit pilu dalam tingkahku,
    Tersinggung rasa dalam bicaraku.
    Hari kemenangan telah tiba,
    Semoga diampuni salah dan dosa.
    Mari bersama bersihkan diri,
    sucikan hati di hari Fitri.
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqoba lallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuullllllllllllllllll

  2. KangBoed says:

    Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
    Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
    Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan

  3. iin says:

    salah cha, ptnyaan: dvd, ato nulis? Dijawab dgn : gak dua2nya!aku mau nyobain beskop br dkt rumah ah! Hehehe btw, he’s just not that into u itu kickin’the ass lho jeung..

  4. Introverto says:

    Kick in the ass? Yang bisa membuat terjadinya Pain in the ass? Yeah..i know that…tapi yang namanya LELAki di dunia ini ya In…biasanya mang jadi Pain in the ass untuk kiteee…But Still we have to admit it…we need them *sambil nyari kantong muntahan* hahahahah

  5. goyathlay says:

    “Dan kebingungan dimulai saat jam 10.00 pagi saya terpaksa bangun, karena dibangunkan oleh Mama…”

    iyah, that line is just so damn wrong… :)) :)) :))

  6. Introverto says:

    @ goy…hihihihi…mampir juga lu di sini…terbukti lah kemagabutannya elo Goy wakakakakak…btw…mang tuch…libur2 dibangunin…salah banget… :D

  7. goyathlay says:

    @i’in: kayanya bukan sub kalimat itu yang gue sorot… tapi sub kalimat kedua.. wuakakkakakakak… imut2 amat sih?! *LOL* *cant stop laughing*

  8. Introverto says:

    @ Goy: loh..situ ga tau…mang gue imut gituh…hahahahaha

Leave a Reply