It’s You…

Dan tibalah mereka di tempat itu lagi. Di negeri impian. Di ruang mimpi.

Tak ada celoteh dan tawa seperti dulu.

Hanya ada sunyi, hening, dan kekeringan savana yang memang mereka sepakati untuk jalani.

Atau bahkan setan pun ikut terdiam tak bersuara karena penasaran ingin melihat apa yang akan mereka lakukan.

Mereka menunggu percuma, karena dua orang itu masih tak menghasilkan suara apapun.

Tak berkata, seakan mereka terlahir gagu.

Benar, di kursi itu juga dulu ia duduk. Setelah kaki-kaki kecilnya pertama kali melangkah dengan gembira  memasuki negeri, yang belakangan ternyata ia sadari merupakan negeri penuh kegilaan.

“Klitik, klitik, klitik, klitik,” akhirnya suara itu memecah keheningan, yang mengalahi keheningan liang kubur, baik kala siang, maupun malam hari.

Bunyi suara singgungan antara si senduk kecil dan dinding cangkir, yang telah berisi teh manis hangat yang masih mengepul.

Ia membawanya dari dalam dapur kecil di sana, meletakkan di atas meja, tepat di depan seseorang lainnya duduk. Duduk di tempat yang sama, dulu ataupun sekarang.

Masih tanpa suara.

Tiba-tiba ia menunduk, melingkarkan kedua tangannya di tubuh yang satunya. Ia pun mendekatkan mulutnya ke telinga seseorang yang duduk dan sekarang berada di rangkulannya. Ia pun berbisik…

“I’m back home, Hon. Which is you!”

Tags: ,

4 Responses to “It’s You…”

  1. ipied says:

    ah rupanya suara itu suara mengaduk teh manis hangat toh…

    bedug dah dekat ya? *igauan orang puasa* heheh :D

  2. Kira-kira setan yang terdiam itu berharap menyaksikan apa ya…?
    Sepertinya ia (si setan) kecewa…
    heheheheh

  3. venus says:

    aku kalo bikin teh, suaranya gak klitik klitik klitik, tapi DHANG DHANG DHANG DHUAAARRR!!! *ngakak jahat* :D

  4. OchaOcha says:

    @ venus: pantteeessss…ga pernah ada gelas di rumahmu tho ya mbok? Lha wong pada pecah semua… :)) :)) :))

Leave a Reply