Bukan Lagi Hanya Sebagai Teman…

Membicarakan seputar pemeliharaan anjing dengan teman-teman saya sesama pencinta hewan lucu ini memang tak pernah ada habisnya.

Kebanyakan dari kami, sudah menganggap hewan yang awalnya hanya sebagai peliharaan kami ini, adalah bagai anak-anak sendiri. Bukan lagi sebagai teman ataupun sahabat saja. Bagaimana tidak kami anggap sebagai anak sendiri, lah wong mereka selalu membuat kami senang, dan hilang rasa lelah sepulang kami bekerja, saat mereka sakit bisa-bisa kami pun juga ikut sakit, dan saat kami sedih mereka juga seolah tahu dan berusaha menghibur.

Hal-hal tersebut semakin saya rasakan dari hari ke hari. Sepulang kantor, bisa dipastikan mereka-lah yang pertama kali saya sentuh setelah meletakkan tas. Kibasan ekor dan tarian selamat datang sudah mereka pertunjukkan tiap saya sampai di rumah. Dan jika hal itu tidak dipertunjukkan seheboh biasanya, adalah pertanda bahwa kondisi badan mereka tidak baik, yang membuat saya pun kemudian mulai mengajak bicara dan memeriksa mereka. Mungkin, jika saja dulu saya tidak cacat di mata pelajaran-mata pelajaran jurusan IPA, saya sudah berprofesi sebagai dokter hewan saat ini.

Anjing adalah satu-satunya hewan yang tidak pernah absen tinggal di rumah keluarga saya. Bahkan lebih sering jumlah mereka lebih banyak daripada jumlah manusia yang tinggal di sini. Dan kebanyakan anjing-anjing itu adalah pemberian dari orang lain, ada yang diberikan sejak mereka masih bayi, ada yang sudah besar baik anjing kampung maupun ras yang sudah tidak diinginkan oleh pemilik sebelumnya, ada yang memungut dari jalan, ada pula yang dibuang ke dalam halaman rumah.

Anjing-anjing yang berada di rumah saya, termasuk anjing yang beruntung, karena mempunyai tempat tinggal dan orang-orang sekitar yang sayang pada mereka. Dan membuat saya miris saat membayangkan atau melihat anjing-anjing di jalanan yang tak bernasib sama dengan anjing-anjing di rumah saya.

Kecintaan pada anjing khususnya, membuat saya tergabung dalam grup-grup pencinta hewan ini, termasuk grup Angels of Paw. Melalui situs ini saya mengetahui bahwa ternyata masih banyak orang di luar sana yang peduli terhadap binatang liar, binatang jalanan, termasuk Pak Triyono yang sukarela memelihara anak-anak panti asuhannya dengan suka cita dan cinta, walaupun masalah silih berganti datang menimpa beliau dan anak-anak yang lucu itu.

Informasi Pak Tri ini saya dapatkan dari milis grup Angels of Paw ini pertengahan Juni lalu. Namun saat itu saya hanya bisa membantu sebatas penyebaran berita (belum membantu dalam finansial) kondisi Pak Tri, dan anak-anaknya yang saat ini sangat membutuhkan bantuan pelunasan cicilan rumah tinggal mereka. Kebetulan saat saya membuka Facebook beberapa hari lalu ada halaman samping yang menginformasi kondisi Pak Tri ini, dan dari sana saya mendapatkan tautan situs yang dibuka khusus untuk menggalang dana untuk beliau dan anak-anaknya, yaitu situs Adopsi Anjing.

Setelah berkunjung ke situs tersebut, saya semakin sukarela untuk membantu menyebarkan informasi ini lebih luas lagi melalui situs pribadi saya, dan tentu dengan izin pemilik situs Adopsi Anjing itu; serta menyisihkan sedikit hasil kerja saya sebulan ini untuk Pak Tri dan anak-anaknya.

Saya ikut senang mendengar perkembangan yang sangat pesat donasi-donasi yang masuk melalui rekening Shirly Tiolina. Dari hari ke hari saya turut memantau daftar donasi yang masuk, karena beberapa hari belakangan ini, saya sudah seperti “debt collector” mengingatkan ke orang-orang terdekat melalui Yahoo Messenger, SMS, BBM, dan berbagai cara untuk membantu.

“Mau nyumbang ga? Buka adopsianjing.com deh, 10 ribu aja, mbantu banget lo.”

Dan saya merasa senang lagi, karena tanggapan mereka positif dan mau menyumbang bahkan dengan jumlah yang lebih dari jumlah minimum yang disyaratkan untuk transaksi transfer melalui mesin ATM.

Untuk teman-teman dan saudara, yang sudah bersedia saya “todong” terima kasih banyak ya. Dan untuk teman-teman lain yang sudah menyanggupi menyumbang, tetap saya tunggu berita baiknya dengan munculnya nama kalian di daftar donatur di situs Adopsi Anjing tersebut. Sekali lagi berapa pun jumlahnya, walaupun minimal Rp.10.000 sesuai syarat transaksi transfer melalui mesin ATM. Anjing-anjing, kucing-kucing, ular atau hewan peliharaan kalian di rumah, adalah hewan yang beruntung, termasuk anak-anaknya Pak Tri juga saat ini termasuk beruntung, tapi bayangkan kalau sampai mereka kehilangan rumah? Masih beruntungkah mereka? Dan bagaimana perasaan Pak Tri yang selama ini merawat mereka? Pasti ikut sedih ‘kan?

Tenang saja, usaha Shirly dan teman-temannya bukanlah usaha penipuan. Dan untuk informasi bagi kalian, saya tahu persis saat ini Shirly bekerja di mana, jadi tak perlu khawatir (“Jadi kalo ada apa-apa “nangkep”nya gampang ya Shir? Huahahahahah, becanda Non!”).

Bagi mereka yang ingin menyumbang ataupun mendaftar program adopsi, bisa menghubungi Shirly melalui situs Adopsi Anjing yang bisa diklik di sini. Dan yang ingin memberikan sumbangan berupa makanan kering/beras ataupun barang-barang, bisa menghubungi Jakarta Animal Aid Network, untuk koordinasi penerimaan barang dan penyalurannya.

Namun karena banyak juga yang menanyakan langsung nomor rekening Shirly kepada saya, maka pada entri ini saya putuskan dan juga atas izin dari Shirly, untuk mencantumkan nomor rekening Shirly:

Shirly Tiolina

Bank BCA, Nomor Rekening: 4361585636

Oh ya, bagi yang sudah menyumbang, daftar nama donatur bisa dilihat di situs Adopsi Anjing itu pula.

Terima kasih ya teman-teman, Pak Tri dan anak-anaknya pasti senang.

—-

“One of my dream jobs in the future: punya dog shelter, selain pekerjaan penulis dan pengajar. Woi Bebbi, Dhani, Diko, Anton, kerja, ngumpulin duit, kita buka breeder Golden “bodo” itu plus penampungan dogie yak, kayak yang udah kita omongin di obrolan khayalan kite waktu itu. Idup ama mereka itu sangat menyenangkan!”

“Hmmm ‘Cha, breeder? Kayaknya elo bakal rugi, bakalan kagak ada yang rela elo jual tuh GoldRet hahahhahaha!”

“Duuuhhh kamu lucu-lucu banget sih, Nak.”

Tags: ,

2 Responses to “Bukan Lagi Hanya Sebagai Teman…”

  1. alfaroby says:

    salam untuk anda yang sedang menunaikan tugas yang mulia

  2. Dhani says:

    Woooi…jgn cm diomongin di blog, tp direncanain yg mateng hahahahaha….

Leave a Reply