Just Because It Is Too Painfull…

Hari ini, saya berhasil memporakporandakan hati seorang teman, yang beberapa hari lalu, dan beberapa minggu lalu mengatakan pada saya bahwa ia akan melupakan seorang pria yang melukai dirinya, dengan segala tingkah lakunya yang selalu tidak jelas maunya apa terhadap teman saya yang satu ini.

Padahal kalau dipikir-pikir, sepertinya sering kali kita sendirilah yang membuat keadaan menjadi tidak jelas (“Ya, gak?”).

Namun niat teman saya ini sepertinya sedikit buyar. Katanya, semua itu karena saya. Ya, karena saya yang memberikan padanya sebuah link ke sebuah blog, yang bisa dikatakan blog sayatan hati, yang pada akhirnya kami berdua beri julukan sebagai “ngais2aspal.com”.

Padahal tak semua isinya tentang patah hati. Kembali memang sepertinya kita sendirilah yang mencari hal patah hati itu.

Namun menurut saya, sebenarnya blog “ngais2aspal.com” itu memang…ya gitu deh…Tak percaya? Ini salah satu quote yang diambil dari blog tersebut.

Love is like a tattoo…
Love is much like a tattoo. You take the risk, face the pain and place it on a special part of you. And when the time comes when you need to erase it, you have to endure the pain again and realize that it will forever leave a scar, a scar that will always remind you that you had a tattoo that once symbolized something so special.
by: Angel 31st March 2009

Quote diambil dari sini

Dan untuk teman saya itu “Jangan nimpuk gue ya cuy, kalo ketemu! Hahahahahha”

—-

I already took that risk…and now that pain is no longer painful, just because it is too painful (by Ocha)

Tags: ,

Leave a Reply