Cara terbaik mengusir “roh-roh jahat” pengganggu kebahagiaan hidup, ala Ocha:
- Tarik napas dalam dan pelan-pelan…
- Repressing all and just kill it (”Damn, do I have to? With a consequence, you are becoming numb or totally numb), tapi kalo masih ingat juga (karena sebenarnya, perasaan itu tak mau dibunuh ‘kan?) ya tinggal terima nasib…
- Writing my blog, seperti yang dikatakan seseorang padaku “Coba dech Cha, kamu itu biasanya kalo marah, ngapa-ngapain dulu baru nulis. Sekarang coba, kalo kamu marah, langsung nulis dech.” (Untuk seseorang yang mengatakan itu padaku: “Kira-kira hasil 30 tulisan lebih dalam waktu kurang dari 1 bulan ini hasil aku marah bukan ya? ;p”)…
- Duduk di depan piano (bisa berjam-jam), dan memainkan lagu-lagu klasik…
- Menambah kumpulan lagu melankolis nan sendu (sekalian)…
- Just follow your heart. Kalau mau nangis, ya nangis, kalau mau pergi, ya pergi, kalo mau marah ya marah (“Kalau mau gampar seseorang, baru mikir beribu-ribu kali”)…
- Bermain bersama anjing-anjingku…
- Malam-malam, keluar ke halaman depan rumah, hanya untuk menatap langit (apalagi kalau lagi banyak bintang)…
- Singing, singing and singing any kind of songs…
- Mencari katarsis (pelampiasan), misalnya main tenis (dan bayangkan bolanya adalah hal atau orang yang membuatmu kesal, it works for me)…
- Browsing di internet, dari mencari hal yang bermutu sampai yang tidak bermutu sama sekali…
- Berenang…
- Belanja, tapi jangan lupakan urusan finansial…
- Kalau sudah tak tertahankan lagi, telepon seseorang, yang available 24 jam, curhat-lah sepuas-puasnya (Untuk seseorang temanku yang bertempat tinggal di Bali View: “Sorry nih, sepertinya elo bakal jadi korban pertama yang gue telepon kalo ada apa-apa, wakakakkakakak”)…
- Berdoa, agar para “roh jahat” pengganggu kebahagiaan hidupku mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, sehingga mempunyai pekerjaan lebih bermutu dan tak mengganggu kebahagiaan hidupku lagi…
Tags: Langkah Kaki

kalo gue, nonton film di bioskop! dijamin pas keluar dari pintu teater, mood gue akan kembali…
haha!