Antara Bodoh dan Setia…

Menanti? Hmmmm…hal yang paling tidak menyenangkan.

Dalam sebuah penantian, ada sebuah harapan, yang kadang redup, kadang kembali bersinar terang.

Dalam sebuah penantian, ada sebuah ketidakpastian. Melainkan hanya ada sebuah kemungkinan. Mungkin yang dinanti akan tiba, mungkin saja tidak.

Dalam sebuah penantian, berarti ada rentang waktu. Detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, atau tahunan.

Dalam sebuah penantian ada sebuah kebodohan, atas bersedianya diri untuk tersiksa.

Dalam sebuah penantian ada kesetiaan, yang menyebabkan ia tampak seperti orang bodoh.

Dalam sebuah penantian ada cinta yang akan terhambur, saat dua mata hati kembali ke rumahnya masing-masing…

Dan mereka berdua tak lagi bodoh, melainkan setia…

—–

“Damn, sounds familiar!”

Tags:

Leave a Reply