Beda tipis?

Aku: “Gini nih, kalo dua orang introvert bersatu.”
Mas Wawan: “Kayak anak autis. Sibuk sendiri-sendiri.”

Status Facebook-ku beberapa hari lalu: “Anastasia: Semacam vampire, yg lebih senang hidup di tengah keheningan malam…*brissiiikkk*”
Donie Sentot: “Autis loh…”

Aku: “Cuma segini niy manusianya? Sepi amat senat.”
Zaldi: “Enak ‘kan.”
Aku: “Cuma untuk manusia-manusia autis?”
Zaldi: “Siapa autis? Elo?”

Arum: “Mbak Rosa udah termasuk komunitas autis.”

Yang menjadi pertanyaan: Introvert beda tipis dengan seseorang dengan gangguan autisma?

Ya…setidaknya satu hal yang menyenangkan dari seseorang yang telah divonis gangguan autisma, ia memiliki dunianya sendiri, dan tak ada seorang pun yang dapat protes. Berbeda dengan seseorang yang notabene dikatakan sebagai seseorang tanpa gangguan jiwa, namun bertingkah laku bagai seseorang dengan gangguan autisma. Yang protes? Uncountable

Tags:

Leave a Reply